Pilihan Kepala Dukuh di Kecamatan Kretek

Sebagai tahapan untuk mengisi kekosongan Pamong Desa di Kecamatan Kretek, maka setelah mendapatkan Ijin dari Bupati Bantul, secara serentak akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Dukuh yakni Di Pedukuhan Busuran Desa Donotirto, di Pedukuhan Punduhan Desa TIrtomulyo dan di Pedukuhan Muneng Desa Tirtohargo pada hari Minggu Kliwon tanggal 7 Desember 2014. Saat berita ini diposting sedang memasuki masa kampanye calon dukuh di masing-masing wilayah.

Admin sempat mendapatkan gambar contoh surat suara untuk dua lokasi pemilihan dukuh yakni di Pedukuhan Busuran Desa Donotirto dengan calon tunggal (laki-laki) melawan kotak kosong, dan di Pedukuhan Muneng Desa Tirtohargo dengan jumlah calon sebanyak 3 orang (2 laki-laki dan 1 perempuan). Sedangkan di Pedukuhan Punduhan Desa Tirtomulyo terdapat 4 orang calon dukuh (2 laki-laki dan 2 perempuan).

surat suara busuran10409705_996808120334278_537412276590711656_n

Akhirnya mohon doa restu seluruh pengunjung website ini, semoga ketiganya dapat berlangsung dengan aman, lancar dan tertib sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(Darman Purwoko)

Sensasi Pemandangan Burung Camar di Hutan Mangrove Tirtohargo

mangrove 3
Kabupaten Bantul kaya akan wisata alam, satu di antaranya wisata hutan mangrove atau hutan bakau. Obyek wisata ini terletak di sekitar muara kali Opak, Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta atau tepatnya berada di pesisir pantai Baros diantara Pantai Depok dan Pantai Samas. Luas hutan bakau ini sekitar 15 hektare, mencapai area Pantai Samas. Para pengunjung akan diajak berkeliling hutan yang memiliki pemandangan mempesona layaknya rawa di sebuah film-film fiksi. Selain itu juga memperoleh tambahan ilmu pengetahuan tentang magrove yang dijelaskan oleh pemandu wisata. Sembari berkeliling, akan dijelaskan mengenai sejarah adanya hutan magrove di daerah tersebut, proses pembenihan, hingga fungsi dari hutan mangrove. Pengunjung juga dapat berfoto ria pemandangan yang di sajukan serta bila beruntung anda dapat berjumpa beberapa satwa penghuni hutan tersebut semisal burung camar.
mangrove 5 mangrove 4

Ada enam jenis mangrove yang yang ditanam di hutan tersebut, satu diantaranya jenis mangrove yang menyerupai pohon kelapa. Keberadaan mangrove tersebut akan meminimalisasi ancaman abrasi maupun banjir yang dapat merusak lahan pertanian milik warga setempat. Hutan ini sering juga disebut sebagai sekolah alam, khususnya guna mempelajari semua tentang magrove beserta ekosistem di dalamnya semisal untuk mengetahui keberadaan hewan-hewan seperti burung camar, ikan, serangga, hingga kepiting, dll.

mangrove 2mangrove 1

Untuk dapat mencapai kawasan ini, bila anda melewati Jl. Parangtritis, maka pada traffict light km. 22 dekat studio RSP belok ke kanan menyusuri Jalan hotmix mengikuti penunjuk arah dengan jarak kurang lebih 2 km akan sampai ke lokasi. Tapi bagi anda yang masuk dari Jalan Samas, maka sebelum masuk ke TPR Pantai Samas ada jalan ke arah kiri (timur) mengikuti penunjuk arah akan sampai ke lokasi dengan jarak kurang lebih 1 km.

Sumber : http://wisatass.blogspot.com (diedit)