Pemkab Bantul Tunda Relokasi Pasar Ngangkruk

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana untuk merelokasi Pasar Ngangkruk yang berlokasi di Desa Donotirto, Kecamatan Kretek. Selain sudah kelebihan pedagang, banyaknya pengunjung pasar saat hari pasaran juga membuat jalan di depannya tersendat.

Kepala Kantor Pasar Bantul, Hermawan Setiaji, mengungkapkan sebenarnya pihaknya sudah mengajukan relokasi Pasar Ngangkruk pada tahun ini. Hanya saja karena anggaran Pemkab tengah terserap untuk desa, maka itu belum dapat terlaksana.

“Sudah berencana seperti itu, respon masyarakat terkait relokasi juga bagus. Cuma anggaran belum ada,” papar Hermawan, Minggu (18/1/2015).

Rencananya, Pasar Ngangkruk akan direlokasi di sebelah selatan Kantor Kecamatan Kretek dengan menempati lahan seluas 2,5 hektare. Besar kemungkinan kata Hermawan, pihaknya akan mencoba mengajukan anggaran relokasi pada tahun 2016.

“Dana yang dibutuhkah sekitar Rp 20 miliar,” tambahnya.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul dari fraksi PKB, Suradal mengaku sangat mendukung dengan relokasi Pasar Ngangkruk yang akan dilakukan Pemkab Bantul. Pasalnya, saat ini pasar tersebut sudah tidak dapat diperluas lagi. Sementara pedagang yang ada sudah cukup banyak.

Pada pagi hari, sering kali lalu lintas di jalan depan pasar tersendat karena pengunjung yang berlalu lalang. Menurut Suradal, lahan yang akan digunakan sebagai relokasi juga merupakan lahan mangkrak sehingga tidak akan menimbulkan masalah.

“Sudah overload itu. Setuju kalau mau direlokasi. Lalu lintas sering tersendat,” ujar Suradal yang rumahnya tak jauh dari Pasar Ngangkruk. (*).

Laporan Reporter Tribun Jogja, Siti Ariyanti

SELAMAT TAHUN BARU 2015

tahun baru 2015

Segenap Direksi dan Karyawan PT Radio Suara Parangtritis mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015, dengan segenap asa dan harapan semoga di tahun yang baru ini menjadi semakin baik, semakin sukses dan semakin bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat di dalam penyampaian berita, hiburan dan informasi pariwisata. Selanjutnya kami juga senantiasa mengharapkan kritik dan saran demi kemajuan bersama.

Darman Purwoko