Tragedi Cebongan Tak Surutkan Minat Wisawatan Berlibur ke Yogya

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Penyerangan Lapas Cebongan Sleman, Sabtu (23/3/2013), ternyata tidak mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke DIY pada long weekend kali ini. Hal ini dibuktikan dengan tingginya tingkat hunian hotel dan penuhnya penerbangan mulai Kamis (28/3/2013).
Meski demikian, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Tazbir mengaku sempat menerima banyak telepon dari para pelaku wisata pascainsiden tersebut. Mayoritas para pelaku wisata menanyakan kondisi keamanan di Yogyakarta atau DIY secara keseluruhan.
“Dari Bali, Jakarta dan kota lain langsung menelepon saya setelah kejadian itu. Bertanya bagaimana kondisi Yogyakarta, kok sepertinya mencekam,” tandas Tazbir.
Respon tesebut dirasa wajar karena isu dari berita penyerangan Lapas Cebongan memiliki skala nasional. Ditambah dengan jatuhnya korban, membuat sebagian orang perlu melakukan klarifikasi secara langsung.
Dipastikan Tazbir, pengaruh yang dirasakan dari insiden Lapas Cebongan hanya sebatas pertanyaan. Setelah dijelaskan mengenai perkembangan kasus termasuk kronologi kejadian dari pemberitaan media massa, kekhawatiran yang muncul seketika tereduksi.
“Kita lihat seluruh penerbangan lancar saat libur panjang ini. Begitu juga dengan hotel yang terisi penuh. Hampir tidak ada keluhan kok,” ungkapnya.
Tidak berpengaruhnya insiden bersenjata dengan kunjungan wisatawan juga terbantu dengan citra keamanan di DIY yang ternyata tidak tercoreng. Lantaran banyak orang yakin kejadian tersebut bukan untuk mengganggu kondisi keamanan DIY.
“Semua sudah ditangani dan dijelaskan melalui media massa. Sekarang dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Jadi pihak yakin DIY aman,” tuntas Tazbir. (hdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>